Friday, 27 June 2014

GUSTI, eh...

GUSTI,
tau ga,
aku tadi ngebut loh...
menuju rumah
dari tempatku bekerja

putriku demam, ya GUSTI...

GUSTI,
tau ga,
aku tadi menangis loh...
dan pandanganku jadi terhalang
tapi tetap bisa fokus ke jalan

GUSTI,
tau ga,
aku tadi mengajakMU berbincang
di antara fokusku ke arah jalan
di antara debu yang mampir ke tubuh
di antara angin yang menerpa
di antara airmata yang melekat erat
ya,
aku mengajakMU sharing
tentang resahku
tentang gemetarku
tentang khawatirku 
tentang segala rasaku
juga
tentang usahaku menjadi pasrah
atas hidup
atas mati
atas sehat
atas sakit
atas semuanya

GUSTI,
nyatanya aku masih tetap tersenyum
juga bisa tertawa
dan bernyanyi

ah,
pasti karenaMU

GUSTI,
aku didengar olehMU

GUSTI,
ah,
GUSTI tau...
semua yang terjadi...

hmm, 
aku ga nangis lagi
aku ga resah lagi
aku ga gemetar lagi
juga ga khawatir lagi

karena
kasihMU mendampingi

kecup dan pelukku
juga kasihku
bagiMU...

amin...

eh GUSTI,
nanti 
aku mau cerita lagi...
dengarkan lagi ya...

ah, GUSTI memang Baik...


# error, 27 Juni 2014, Harapan Indah, dalam senyum membaca cerita hati sendiri...


0 komentar:

Post a Comment