Thursday, 5 December 2013

error,"Oh ibu dan ayah, anakmu mengantuuuk..!!"

Mengantuk? Ya tidur saja. Yup, betul banget. Mengantuk? Ya tidur! Tapi bagaimana kalau si anak yang masih balita mengantuk di motor? Posisi dibonceng di belakang, sendirian, mata si anak mulai kedap kedip mengantuk, laluuu...? Oops, ga mau deh membayangkan hal buruk.

Seringkali sewaktu gue pergi berkendara di jalan raya, gue lihat ibu atau bapak memboncengkan anak yang masih balita dengan sepeda motor, dengan posisi anak di belakang. Aduh, bayangin aja, anak itu masih kecil, tangannya pun ga bisa memeluk ibu atau bapak sepelukan utuh! Ya ga siih, ibu atau bapak kan lebar, gitu loh! Sedangkan tangan si anak yang kecil imut itu panjangnya ga sampai selingkarang tubuh ibu atau bapaknya! Dalam keadaan mengantuk, pegangan atau pelukannya pasti melemah, dan pasti itu bahaya banget! Geregetan melihat keadaan demikian. Apakah harus celaka terlebih dahulu baru si ibu atau bapaknya sadar bahwa itu berbahaya? Ga safety banget, gitu loh...

Bukan karena sok care atau sok sayang, tapi memang kita sebagai orangtua pastilah sayang terhadap anak. Dengan alasan apa pun, apa ga ada tindakan yang lebih aman dibanding itu? Gue bukan orang yang ahli dalam bidang safety, tapi rasanya miris melihat anak terkantuk-kantuk di motor boncengan belakang sendirian. Yang udah tua aja bahaya kok kalau mengantuk di boncengan motor. Solusinya sih sebetulnya gue juga ga tahu ya, cuma mungkin lebih bagus kalau anak balita gitu dibonceng di depan aja kali ya, atau ya menunggu anak tersebut ga mengantuk, atau yaa, ada orang dewasa yang tidak mengantuk yang menjaga di boncengan belakang. Gue sendiri sih, membonceng anak selalu di depan sewaktu mereka masih kecil. Khawatir tuh anak jatuh...

Sekedar cerita tentang miris...

salam senyum,

error

0 komentar:

Post a Comment