Monday, 12 May 2014

error bercerita,"Misteri Dua Lukisan Wanita"

Lukisan itu ada di belakang rumah. Seperti gambar-gambar manga Jepang. Ada 2 lukisan, dan dua-duanya lukisan seorang perempuan dengan mata besar, rambut ikal bagus. Lukisan yang bagus, dan itu sudah ada sejak aku masih di Taman kanak-kanak, dulu ada di kamarku. Tapi sekarang aku harus memusnahkan lukisan itu. ke dua lukisan itu akan kubuang jauh! Ya, akan kubuang!

Awalnya aku menyukai lukisan itu. Serasa mempunyai teman. Dulu aku suka mengajaknya bicara. Tapi sekarang, aku takut...

"Lukisan itu, yang ada di belakang itu, itu milik siapa?", tanya seorang teman.

"Milikku sejak kecil", jawabku.

"Siapa dia?"

"Mana kutahu"

"Menyeramkan"

Dan cuma sampai di situ percakapan kami mengenai lukisan itu. Aku heran mengapa temanku itu takut pada lukisan cantik. Hingga satu saat, aku mendengar suara memanggilku,"Errrr". Lembut dan riang. Suara yang tak aneh sebenarnya karena aku sering mendengar, tapi aku tak pernah perdulikan. Hmm, sejak kecil memang sering mendengar suara ini, tapi aku takpernah perduli. Mau tau kenapa? Itu bukan suara mama, bukan suara papa, bukan pula suara temanku. Aku tak mengenal suara siapa itu. Jadi aku bersikap tak perduli. Tapi pada malam itu aku benar-benar merasa takut.

"Errrrr..., Errrr... Ini aku, teman kecilmu..."

Merinding seluruh tubuhku. Suara itu...

"Errrr... Errr... Ini aku aku, teman kecilmu... Jangan menolak kehadiranku dalam hidupmu, Errr...", suara itu terdengar lagi.

Aku benar-benar merasa takut! Tapi sungguh, kakiku terasa berat, tak bisa melangkah. Dan kepalaku serasa otomatis menengok ke belakang. Oh! Dua orang wanita cantik berdiri di belakangku! Rasanya aku mengenalnya... Lukisan itu! Lukisan itu! Dua lukisan wanita cantik itu kosong, hanya kanvas putih yang terlihat. Aku gemetar. Dua wanita itu tersenyum, dan mengulurkan 2 tangan mereka padaku seperti hendak memelukku. Tidak! Aku mundur perlahan, kakiku berat, amat beraaat...!

"Siapa kamu?", tanyaku setelah mengumpulkan energi sebanyak-banyaknya.

"Aku, Ni", ujar wanita dengan rambut keriting.

"Aku, Ta", ujar wanita dengan rambbut ebih panjang.

"Lupakah kamu? Dulu kita bersahabat", ujar Ni.

Aku menggelengkan kepala kuat-kuta. Tidak! Aku tidak pernah berteman dengan mereka!

"Dulu kita bermain di kamar bersama. Main boneka bersama", ujar mereka berdua hampir bersamaan.

Aku memegang kepalaku yang terasa berputar. Pusing rasanya.

"Errrr... Errrr...", suara itu memanggilku lagi...

Lalu aku berteriak,"TIDAAAAk...!!!"

"Ada apa, Err?", suara Mama mengejutkanku.

Aku membuka mata, dan kulihat aku dikelilingi oleh Mama, Papa, dan kakakku. Ada apakah? Mengapa mereka mengelilingiku? Lalu saat aku hendak menjawab, mereka menghilang! Argh! Ada apakah ini? Aku mengumpullkan segenap tenaga, lalu berlari secepat kilat menuju luar.

Sejak saat itu aku tak lagi menyukai lukisan wanita cantik yang ada di belakang rumah. Mengerikan! Aku harus membuangnya, ya harus!

Satu hari aku hendak membuang lukisan itu ke sebuah pembuangan sampah, dan ternyata lukisan itu kembali ke rumah, dan terpasang di dinding seperti sediakala!

Sekarang aku akan membakar lukisan tersebut! Dengan geram kubawa lukisan itu ke luar rumah. Bensin kutumpahkan ke atas kanvas lukisan. Harus musnah, harus musnah! Dengan cepat kukeluarkan korek api dari saku celanaku. Jress!!!

"AAAAAARRRGGHHH...!!!"

Lalu kulihat Mama, Papa, kakakku, dan bibi di rumah keluar, dan berteriak,"EEERRRR...!!! APA YANG kAU LAkUkAN?/ ERRR!!! ERRRRR...!!!". Terasa air membasahi tubuhku, tapi tetap panas terasa membakar tubuh. Dan dua wanita cantik itu tertawa mengajakku bernyanyi bersama, dan berkata,"Errr..., Errrr..., akhirnya kamu bisa tinggal bersama kami...". Sebelum aku merasa tak berdaya lagi, kulihat 2 lukisan itu masih tetap ada, dan utuh tanpa api membakarnya sedikit pun, sedangkan tubuhku terbakar dan hangus...

***









8 comments:

  1. Suka dengan photonya unik dan eksotis Mba, coba di buat besar, pasti leih keren deh. :D

    Salam

    ReplyDelete
  2. Mbaaaaaakkkkkk.... #protesss sehari ini aku baca FF mu bikin merinding semuaaa...
    FFnya bagus banget sih.. tapii please jangan dipublish seharian ini dong Mbak.. hiks... hiks... aku jadi mbayangin... (langsung pengen tidur aja... tengok kanan kiri)

    ReplyDelete
    Replies
    1. huwehehehe..., protes dipertimbangkan :D
      jangan ngebayangiiiin... # eh, di belakangnya ada apa tuh? :D

      Delete
  3. Asalkan jangan di baca tengah malem deh tulisan ini. Di jamin langsung nutup kompi dan tidur. Hahaa Seremmm.

    ReplyDelete