Skip to main content

error,"GUSTI, amin..."

dan saat ini, GUSTI
aku duduk di atas kasur tipis
tanpa kopi pahit
tapi ada senyum tipis
di garis wajah yang dipahat takdir

GUSTI,
tadi aku berpacu dengan asap knalpot
menuju riuh rendah suara
airmata tangis
dan sepi
akan senyuman
pedagang mainan ada di luar
minuman ada digelar
dan aku duduk tenang bersamanya
berdua,
berbincang,
berbagi senyum,
yang sering dilupakan banyak orang di tempat ini

GUSTI,
tadi dalam tasku berjejal banyak benda kecil
berwarna-warni
yang jadi miliknya
dan wajib untuknya

ah,
ini arah menuju menjadi baik
semoga, doaku tadi dalam hati
GUSTI mendengarkah tadi?

GUSTI,
di rumah
satu per satu
benda mungil berwarna-warni
masuk menyatu dalam aliran darah,
dan aku melihat dia tetap tersenyum
walau ada lelah di sudut matanya

ah,
lelah itu pasti dilahap oleh bahagia
itu doaku juga tadi
GUSTI, mendengarnya juga kan?

GUSTI,
tanpa kopi
tanpa teman
aku tersenyum
karena
kasihMU selalu mendekap
dan terlihat nyata
dari tidurnya yang lelap

GUSTI,
selagi tiga nyawa kecilku tenang dalam mimpi
aku mau berdoa lagi
tetaplah ada di sini
dengar doaku,
jangan pergi...

"sehat pulih ya cintanya mama..."

GUSTI,
dan kudengar malaikat serempak menjawab,
"Amin..."

-error, duduk diam-

Comments

Popular posts from this blog

error tentang,"Ga dibantu malah terbantu"

Ingat banget kejadian di bulan September 2007, itu barusan aja suami alias papa dari Ngka, Esa, Pink meninggal. Ga enak mendengarnya, cenderung menyebalkan, tapi justru ini yang membuat gue jadi punya semangat besar untuk bisa memberikan kehidupan yang lebih baik untuk Ngka, Esa, Pink. Suami, Henk, meninggal di usia 39 tahun. Tepat seminggu sebelum ulang tahun gue yang ke 36 tahun. Ngka usia 11 tahun, Esa 8 tahun, Pink menjelang 7 tahun. Gue ibu rumah tangga, yang ga berpenghasilan. Gue ibu rumah tangga murni. Waktu itu diadakan acara selametan meninggalnya Henk. Hampir seluruh keluarga berkumpul di rumah kami. Berdoa untuk Henk. Sewaktu orang-orang sudah mulai berkumpul, ada seorang saudara dari Henk berkata begini,"Membantu satu kali itu ga apa-apa ya Nit. Tapi kalau membantu seterusnya ya ga lah". Diucap di depan semua orang yang akan berdoa. Gue kaget, terus terang kaget mendengar ini. Tapi gue bisa menetralisir hati, dan menjawab,"Oh, jangan dibantu, mas. Ga perl...

Mandi Parfum Degan Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash

Teringat sewaktu aku masih kanak-kanak sering kali oleh mama diceritakan tentang seorang anak perempuan bernama Ani yang malas mandi. Kemudian seluruh tubuhnya dipenuhi rumput! Ani bersedih, ibunya juga bersedih. Lalu sahabat-sahabatnya datang membawa banyak hewan pemakan rumput! Menyeramkan sekali karena ada banyak sapi, kambing, kelinci, kuda, kerbau, kijang, jerapah, sampai gajah, mendatangi Ani yang penuh rumput. Semua hewan itu mengejar ingin makan rumput yang ada di tubuh Ani.  Cerita itu sukses membuatku jadi rajin mandi karena tidak mau dikejar banyak hewan seperti itu. Setelah besar baru kutahu bahwa mama bercerita itu memang agar aku rajin mandi. Mungkin aroma tubuhku kecut waktu susah disuruh mandi. Seperti yang kita ketahui, Indonesia termasuk negara beriklim tropis, ada di garis ekuator atau berada di garis khatulistiwa. Karena itu suhu di negara kita hangat. Sinar matahari menyinari sepanjang tahun dan itu menyebabkan tubuh banyak menghasilkan keringat. Se...

(2) Cerita Panjang: Err.

Selamat pagi, dunia! Aku pecinta malam, tapi hal yang paling membahagiakanku adalah saat meninggalkan malam yang kelam! Setiap pagi badan terasa amat letih karena sang malam memaksa pergi menuju dunia kelam tanpa bisa menolak. Malam adalah hal yang menyenangkan karena tidak mengusikku agar bergerak cepat, tidak membuatku tergesa-gesa. Tapi malam juga sekaligus menjadi waktu yang menakutkan bagiku. Malam yang memaksa untuk tidur. Padahal setiap aku mulai terlelap, jiwa disedot kuat hingga tenggelam ke kerak bumi terdalam! Bertemu dengan para makhluk aneh yang tak terlihat olehmu dan orang-orang lain. Mereka makhluk tanpa raga. "Err! Mandi!" Mama berteriak memanggil dan menyuruhku segera mandi. Pagi! Waktu yang kubenci dan sekaligus kutunggu. "Iya, Ma! Otewe kamar mandi!" "Jangan berteriak ke orang tua!" "Kalau aku berbisik, Mama tidak mendengarku!" Berlari menuju kamar mandi. Di sudut dapur kulihat wanita menunduk dengan rambut terg...