Monday, 8 April 2013

error dan segala rasa dalam hidup




Error punya banyak rasa dalam hidupnya. Mungkin kamu pernah mendengar lolongannya saat ketakutan, jeritan sedihnya, teriakan amarahnya, juga geram yang berkecamuk, dan lantunan lagu hatinya yang bergema tanpa suara... Tapi kamu cuma diam, tak bergeming, hanya diam memandang dan pergi berlalu. Tanpa pernah kamu sadari bahwa nafasnya tercekat, lehernya tercekik...
Error berkembang di hidup yang dijalaninya sendiri. Tanpamu, tanpa siapa-siapa... Berjuang tanpa ingin jadi menyulitkanmu atau menyulitkan siapapun. Menangis di ujung senja, terpekur di sudut ruang tanpa cahaya... Error berkembang di hidup yang menantangnya berkelahi... 

Error bukan seorang pemberani, tapi bukan pengecut. Error bukan seorang yang bisa lalui segala hal dengan kehebatan. Error seorang yang jalani hidup dengan gayanya sendiri. Yang seringkali berbeda denganmu... karena hidup error memang berbeda denganmu...

Ya,error memang berbeda, karena error menjadi dirinya sendiri...dan tak mencoba menjadi dirimu atau siapapun...

Error adalah error... dan kamu adalah kamu...,dan error bahagia menjadi dirinya sendiri...

Dan error berterimakasih padamu...karenamu error bisa menjadi lebi percaya diri dalam hadapi n jalani hidup...


              aku,kamu,aku,dan kamu...(lolongan yang samar)
by Nitaninit Kasapink (Notes) on Tuesday, January 15, 2013 at 7:32am


aku terpeleset lalu kamu berkata bahwa aku seimbang...
aku jatuh terjerembab lalu kamu berkata bahwa aku bisa bertahan
aku terperosok makin dalam dan kamu berdecak kagum berkata bahwa aku tegar
aku tersengal hampir mati dan kamu berkata bahwa aku amat kuat
aku menangis melolong padamu tapi kamu berdecak kagum,mengusap airmatamu sendiri,lalu pergi tinggalkan aku sambil berkata bahwa aku butuh seorang yg hebat tegar kuat seperti aku agar bisa menolongku keluar dari semua ini dan bisa memelukku,bersihkan lukaku...
padahal yg kubutuhkan adalah tanganmu yg amat dekat denganku dan karena kamulah yg tau tentangku...

dan lalu aku diam
menangis sendiri
terkapar sendiri
dan lalu aku berusaha bangkit
menyingkirkan lumpur yang menyerapku lebih dalam
perlahan,amat perlahanmenahan perih luka
menahan perih hati
dan menahan amarah kebodohan diri
dan lalu aku bisa berdiri di sini
membersihkan tubuh dari lumpur dan luka

lumpur hilang
luka tetap terbilang!
bajuku koyak dan kotor!
kuganti dengan yang pantas
bukan baru,tapi lebih tebal hingga kumerasa aman nyaman
dan lalu kamu datang
tersenyum mengulurkan tangan
dan berkata bahwa aku memang amat hebat
tanpa pernah mau tau
airmata deras basahi jiwa
dan luka masih saja menganga
dan aku masih saja melolong
padamu
tapi
dalam
hati.........


#error luvs u,error luv errorself...aaargh!! i luv me more coz of u!!



0 komentar:

Post a Comment