Saturday, 8 February 2014

error,"GUSTI, aku bersedih"

GUSTI,
ada sedih di sini
hati tergenang banjir
padahal banjir di luar surutlah sudah

GUSTI,
kepulan asap rokok mengepul
menari menuju langit
aku memandang dengan tatapan kosong
inginnya ikut terbang bersama

GUSTI,
bahagia itu masih tetap ada
tapi tak bisa kutampik,
genangan di hati merembes lewat mata
dan tak jua kuhapus
aku hanya ingin merasakan air hati meleleh perlahan
lalu menyadarkanku
bahwa hidup ini masih berlangsung

GUSTI,
tawa dan tangisku sama-sama berjuang
untuk bisa membuatku tetap bisa menatap hari tanpa menunduk
:aku kalah, GUSTI
kalah oleh perjalanan
:aku menyerah, GUSTI
dan duduk sambil memejamkan mata
mengucap serangkaian kalimat
yang bukan memujiMU
tapi menangis padaMU

GUSTI,
jika hati bisa teriris,
jika jiwa bisa dipecah,
sedangkan yang kurasa saat ini adalah sisa kekuatan yang terseok

GUSTI,
entah apa lagi yang hendak kuucap padaMU
aku masih punya sejumlah senyum
yang kusimpan di lorong hati

GUSTI,
kepulan asap rokok menghilang seiring padam api
dan tangis masih ada
dan tawa masih tersisa
dan senyum,
ijinkan kubingkiskan untuk hidup di kehidupan
untukMU, ada sejumlah pelangi bernyanyi
berterimakasih padaMU
yang penuh sabar mendengarkanku...

-error-


 

0 komentar:

Post a Comment