Saturday, 15 February 2014

error,"GUSTI, :yang"

GUSTI,
aku memanggilnya
:yang

sepagi dingin tadi aku resah
menunggu kabar darinya, GUSTI
pernah aku berada dalam situasi yang sama,
dahulu...
lalu harus melepas dengan ikhlas
dan semua cerita yang menjadi sebuah novel hidup,
 berhenti,
walau masih berlangsung

ah GUSTI, itu mengiris hati...
dan tadi aku merasakan hal yang sama...

:jangan, jangan terulang

sepagi tadi sewaktu hujan berderai turun
dan dingin,
dan aku berkeringat
berteriak lemah dalam hati
mengusir cemasku sendiri
jangan pergi dariku...

dan lagi aku menyebutnya
:yang

matahari mulai nampak
dingin mulai diusik
tubuhku menggigil
padahal panas mulai menyerang bumi

dan aku lirih menyebutnya lagi
: yang

dan cemas masih menggema juga

aku tak berdaya, GUSTI
saat bersuara dalam hati
:ini kisah yang samakah dengan yang lalu...
lalu khusuk kumemohon padaMU
berharap sebuah suara menjawab
:aku ada untukmu

pasti kAMU juga tahu duhai GUSTI
hati berkecamuk setiap detiknya
tapi tetap berteriak
:yang

adakah dia mendengar?

tapi duh,
sungguh GUSTI,
ternyata cemas ini salah
:maaf

sekuntum bunga mawar datang
dengan pita sederhana
tapi jutaan
bahkan miliaran mawar
bermekaran
membalut hati
dengan indah
dan aku menyebutnya lagi
:yang, terimakasih

sehari ini bukan bayang yang menjenguk
juga bukan cuma getar suara yang mengetuk
tapi
:yang
dengan keseharian yang tanpa mengada-ada
lengkap dengan senyum
yang melebihi mekarnya mawar
yang tadi dibawanya
ada di sini...

ah GUSTI,
kesedehanaan ini yang kumau

:yang

apakah ada tertulis di bukuMU?
tentang namaku dan namanya
di sebuah kisah panjang
dalam berkatMU
dalam cinta
dan dalam doa...

GUSTI,
sekali lagi kupanggil dia
:yang

ah GUSTI,
seperti biasa aku masih boleh memohon, kan?
panggilkan dia
untukku
dan
panggilkan aku
untuknya
amin

#error, 14februari2014

2 comments:

  1. Duh, yang sedang jatuh cinta. Semoga menular ke aku he he he

    ReplyDelete
    Replies
    1. amin...
      hwehehe, iya nih, lagi bersyuKur Kebanjiran Kasih sayang... :D

      Delete