Friday, 3 October 2014

error bercerita tentang,"Pindah rumah, autoimun, dan kondisi Pink"

Sudah dua tahun lebih, Pink sakit. Kondisinya selalu lemah. Autoimun tanpa masuk tipe mana pun, itulah kondisi Pink. Setiap ada serangan autoimun, berobat ke dokter spesialis autoimun, yang lumayan jauh dari rumah. Sebenarnya ga begitu jauh banget, tapi karena kondisi Pink yang lemah, lokasi itu jadi terasa jauh sekali. Tapi walau pun sakit, cerianya tak pernah hilang. Sedang menunggu urutan panggilan dokter pun, ceria itu tetap ada.




Autoimun tidak bisa diprediksi bakal menyerang organ yang mana. Tapi diserang bagian mana pun, Pink tetap ceria, tetap tersenyum. Indah banget melihat senyumnya yang selalu mengembang.


 

Lumpuh total, lumpuh kaki, tetap semangat... Berangkat sekolah diantar menggunakan kursi roda, dan itu pun hanya sebentar di sekolah, juga ga setiap hari bisa berangkat sekolah. Sekolah dalam setahun hanya beberapa kali, karena kondisinya yang ga memungkinkan untuk ke sekolah. Baru sampai di pintu rumah, pingsan, pokoknya sebelum sampai di sekolah, sudah pingsan, atau lemas tak bertenaga. 

Tapi coba lihat kondisi senyumnya! Mengembang tak henti! Semangatnya tak pernah putus! Pink, cantik cinta bungsunya gue..., selalu tersenyum dalam kondisi seperti apa pun...

GUSTI selalu Baik, dan memang selalu memberi yang terbaik dan terindah. Kondisi Pink sesudah pindah rumah, membaik, dan terus membaik. 

Homeschooling berlangsung lebih lancar karena kondisinya membaik. Ngka, Esa, adalah 2 pendamping belajar yang penuh perhatian, penuh kasih sayang, yang memperhatikan kondisi Pink. Proses belajar mengajar berlangsung indah, karena siapa saja bisa jadi pengajar, siapa pun bisa diajar. Pink pun bisa membimbing Esa dalam photoshop.

Kondisi Pink terakhir semakin membahagiakan. Vitiligo yang dulu pun mulai terlihat di wajahnya, menghilang tanpa bekas! Berjalan? Bukan hanya berjalan, tapi Pink bisa menyapu, mengepel, membereskan rumah!

Gue memang ga mau berpikir tentang autoimun yang menyedihkan, tapi gue lebih memilih mengajak Pink tersenyum. Karena menurut gue, tiada yang buruk dari GUSTI, semua indah dan terbaik... Makasih GUSTI, senyumMU selalu menghias di hidup ini... Pink, mama bangga memiliki putri sehebat kamu... Ngka, Esa, mama bangga memiliki putra gagah yang selalu menyayang Pink tanpa henti...


Mau tahu apa yang gue rasakan di hati? B A H A G I A . . ! 

Sehat selalu ya cintanya mama, amin...

Salam senyum,
error

11 comments:

  1. Anaknya sakit to mbak, sakit apa itu ....?baru dengar saya dengan istilah penyakit ini......
    Mudah mudahan diberi kesabaran..... aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin... Makasih doanya, Mas :)
      Pink hidup dengan Autoimun. Imunnya menyerang organnya sendiri, Mas. Imun yang salah ngerjain jobdes :D

      Delete
  2. alhamdulillah Pink sudah membaik ya Mbak.. semoga selalu ceria.. :)

    ReplyDelete
  3. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  4. eh tante,,, saya punya ponakan juga namanya pink... eheheh
    kapan2 bsa maen barng nih sama pinknya tante.... :)

    ReplyDelete