Wednesday, 31 July 2013

error dan catatan lama,"GUSTI,luka ini begitu indahnya..."


Ada saat dimana gue merasa ga lagi bisa berbuat apa-apa. Jangankan bertindak, mengucap kata pun ga mampu lagi. Dan yang gue lakukan adalah menulis. Sewaktu belum ada fasilitas komputer, lepi, gue selalu ditemani kertas dan pulpen atau pensil. Gue tulis di situ. Apa yang ada di otak, apa yang dirasa hati. Gue tulis semua bukan dengan bahasa indah, tapi dengan bahasa jujur. Gue ga bisa menuliskan dengan kalimat yang indah. kalimat yang ada adalah kalimat yang diucap hati, jujur... Ini salah satu tullisan gue yang ditulis 9 Juli 2011, pukul 4.34 pm. Gue tulis ulang, dan sedikit revisi. Ini gambaran tentang gue, dan memang inilah gue yang berusaha menulis dengan bahasa jujur, bahasa hati...

"ditulis dan diulang July 9, 2011 at 4:34pm"

GUSTI,luka ini begitu indahnya...

terkapar di sini
lunglai tak bertulang
jangankan menjerit
mendesah pun tak lagi mampu

inginnya merobek hari
lalu membuangnya ke tong sampah!
mencabut cengkeraman yg melukai
lalu menggulungnya dengan ombak seluruh samudera
dan
menghempaskannya di karang tajam yg diciptakan utk hati
menghapus,
membakar habis,
membanting sisa debu yg tersisa..!

tapi
tak dilakukan...
karna percaya padaMU
yang selalu mengasihi dengan hangat
yang mencintai dengan setia...
indah pada waktu yg telah KAMU janjikan...
ah, ampuni aku...

daya ini pasti akan pulih
senyum ini takkan pernah hilang
luka adalah biasa
lu
ka adalah proses pendewasaanku
ah GUSTI,
luka ini begitu indahnya... 

ya, begitu indahnya...

-nita dan henink dan terpekur dan tersenyum-



4 comments:

  1. saat kata tak mampu terucap, maka tulisanpun adalah penggantinya..
    sip, keren... ^_^



    oh, iya, tak lupa juga mau ngabari bahwa blog satu ini dapat award...
    selamat, anda adalah salah satu blogger baru yg mendapatkan award dari saya, silahkan dicek awardnya... ^_^

    http://shadowz-space.blogspot.com/2013/08/11-yang-menyusahkan.html

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe, makasiiih...
      juga makasih awardnya... hihihi...

      Delete
  2. indeed, I felt the character "aku", in the story "Maaf mas, aku mencintaimu" was me.

    termasuk soal tanggal 9 juli diatas...
    dan "mas ku" juga sdh bc semua cerita mbak nita...

    salam kenal...

    ReplyDelete
  3. @anonymous, Speechless..., mbak...
    semoga bahagia selalu, amin :)

    ReplyDelete