Monday, 15 July 2013

error,"Cintaku sebesar garam padamu"

Jika ditanya sebesar apa cinta yg kumiliki untukmu, jawabanku adalah sebesar garam. Ya, cintaku sebesar garam dalam masakan...


Garam itu terlihat sepele karena sosoknya ga sebesar rumah, ga semewah intan permata atau apa deh yang hebat-hebat. Hehe, ga sebesar gardu induk. Tapi garam itu benar-benar punya peran penting dalam hidup.


Garam itu asin. Ga perlu banyak-banyak aja dah asin. Segala sesuatu yang berlebihan itu memang ga enak kan? Jadi garam secukupnya, itulah cintaku padamu. Mencukupi cinta dalam hidupmu (cuwit cuwiiit!!).


Cintaku sebesar garam, cintaku garam yang tak berlebih. Mencintaimu dengan menggarami hidupmu, itulah cintaku.


Maafkan aku yang tak mencintaimu setinggi langit, seluas angkasa. Cintaku adalah garam. Cintaku sebesar garam.


Jika kamu menolak cintaku yang sebesar garam dan bagaikan garam, berhentilah memakan masakan yang bergaram. Makanlah makanan tanpa garam. Itulah hidupmu tanpaku, hambar.


Cintaku sebesar garam, ya, sebesar garam...



Salam cinta dan senyum,

error



10 comments:

  1. hehehe.. bener juga nih perumpamaannya.. klo sebesar gula, gimana mb ?? :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe, kalo gula kan ga sepenting garam penggunaannya. Ada yang suka gula ada yang suka tanpa gula. kalau garam, pasti digunakan untuk masakan. Hehehe... :D

      Delete
  2. walah, kalo garam berarti asin donk ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. kan "Cintaku sebesar garam, cintaku garam yang tak berlebih...", jadi ga asin... Hehehe...

      Delete
  3. bisa banget kak nita perumpamaannya :D
    follow blog saya dong kak alinafaiza.blogspot.com
    newbie nih mba..hhe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe...,
      okee, aku follw ya...
      siip deh...
      :D

      Delete
  4. Keren..Betul-betul ngena. Si kecil yang cerdas ya garam itu..

    ReplyDelete